Beranda > Renungan > Harapan

Harapan

Seorang raja yang hendak menikah harus membuat suatu perjalanan yang lama dan sangat panjang. Hari demi hari, bulan demi bulan, tahun demi tahun berlalu tanpa ada kabar berita dari sang raja. Sedangkan tunangannya menanti dengan sedih, tetapi ia tak kehilangan harapan bahwa sang raja akan kembali.

Beberapa sahabat gadis itu berkata, “Kasihan, nampaknya kekasihmu sudah melupakanmu dan tidak akan pernah kembali.” Mendengar ucapan sahabatnya itu si gadis sedih dan menangis. Ia pun mengurung diri di kamarnya.

Kemudian gadis itu mengambil surat terakhir dari sang raja. Ia membaca kembali surat itu. Dalam surat itu sang raja berjanji untuk tetap setia dan bersungguh-sungguh akan cintanya. Si gadis merasakan kedamaian, semangatnya pulih kembali dan dia terus menanti sang raja dengan sabar.

Setelah bertahun-tahun sang raja akhirnya kembali pulang. Sang raja keheranan, dia bertanya kepada calon istrinya, “Bagaimana mungkin engkau tetap tinggal setia kepadaku dalam waktu sekian lama?” Gadis itu menjawab, “Rajaku, aku masih menyimpan suratmu dan aku percaya kepadamu.”

Categories: Renungan
  1. 25.01.2011 pada 23:06 | #1

    ilustrasi sederhana dan memukau :)

  2. 25.01.2011 pada 23:57 | #2

    @ nurrahman1 : ^_^ makasih…

  1. Belum ada trackback.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.