Arsip

Arsip untuk September, 2010

Lebaran Di Dunia Maya

10.09.2010 Tinggalkan Komentar

Lebaran, hari berbahagia, hari kemenangan, kira-kira seperti yang bisa digambarkan pada hari raya Idul Fitri. Bersilaturahmi tak hanya dengan langsung mendatangi sanak saudara, teman, dan kerabat, tapi juga bisa dilakukan lewat mengirimkan pesan singkat(SMS). Sekarang ditambah lagi dengan menjamurnya jejaring sosial seperti Facebook, Twitter, MySpace, dan lain sebagainya, mereka pun saling mengucapkan selamat Idul Fitri di jejaring sosial tersebut. Semua ditempuh untuk saling mengucapkan salam dan maaf. Sopankah mengucapkan selamat hari raya lewat SMS atau jejaring sosial?

Dosenku pernah bilang “Kalo kamu mo bimbingan skripsi, telpon dulu atau kirim sms kalo nggak ada pulsa. Biar nggak usah nunggu kelamaan di kampus. Chatting juga nggak papa kok”. Memang nggak semua dosen seperti itu. Tapi dari situ aku bisa menyimpulkan, kita bisa menyampaikan maksud dan tujuan kita lewat media informasi apa saja. Memang dengan bertatap muka akan lebih baik, tapi tak ada salahnya menggunakan teknologi informasi untuk menyampaikan maksud kita. Toh yang penting pesan kita dapat dimengerti oleh orang yang bersangkutan. Dan karena memang teknologi tersebut ada untuk tujuan itu.

Bagaimana dengan mengucapkan selamat hari raya lewat media-media elektronik, tanpa bertatap muka secara langsung dengan orang yang bersangkutan? Sama saja, menurutku itu sopan dan sah-sah saja. Teknologi informasi dikembangkan untuk mengurangi hambatan jarak dan waktu, menghilangkan kesan ‘jauh’. Jadi sudah seharusnya kita manfaatkan sebaik-baiknya. Seorang yang kehabisan tiket mudik bisa menggunakan telepon untuk menyapa saudaranya di kampung. Yang sedang kuliah di luar negeri, dengan instant messaging, juga tetap bisa bersilaturahmi dengan keluarga di tanah air tanpa harus meninggalkan kuliahnya untuk sementara waktu. Perawat yang sedang ditugaskan di daerah bencana alam dapat meluangkan sedikit waktunya untuk menuliskan statusnya di Facebook, menyampaikan kata maaf kalau dia belum bisa pulang kampung. Teknologi sudah tersedia, tinggal kita yang harus bisa sebijak mungkin menggunakannya. Karena, sekali lagi, itulah tujuan dari teknologi. Memudahkan kehidupan manusia, bukan sebaliknya.

Jadi, sopan atau tidak sopan tergantung kita yang menilai. Kalau seseorang tidak mengenal teknologi itu dengan baik mungkin ia akan berkata kurang sopan, dan mungkin begitu juga sebaliknya. Silahkan Anda setuju dengan saya atau tidak, semua tergantung Anda, namanya juga opini. Laiyalah, masa punya hape cuma buat nyetel lagu, ngegame, sama liat pilem-pilem pendek. Hahahahaha… OK, selamat berlebaran di dunia maya. Sekali di udara tetap di udara(hihihihi, slogannya RRI).

Idul Fitri 1431 H

09.09.2010 2 komentar

Selamat Idul Fitri 1431 H. Mohon Maaf Lahir dan Batin…

Categories: Lainnya Tag:, ,

Cloud Storage

08.09.2010 Tinggalkan Komentar

Sebenarnya sudah lama istilah ini terdengar di jagat maya, dan sudah banyak pula yang menggunakannya. Nggak tau definisi lengkapnya tapi dapat dikatakan Cloud Storage adalah media penyimpanan data yang dapat diakses oleh para penggunanya lewat jaringan internet. Untuk dapat mengakses data, para penggunanya dihubungkan dengan server melalui halaman web. Jenis file yang dapat disimpan juga bermacam-macam, bisa berupa dokumen, gambar, audio, ataupun video. Lalu, mengapa harus Cloud Storage? Kenapa data-data tersebut tidak disimpan saja pada hardisk, flashdisk, CD, DVD?

Keuntungan Cloud Storage
Memang merupakan pilihan di mana kita akan menyimpan data-data kita. Kita bisa menyimpannya pada media penyimpanan fisik seperti hardisk, CD, flashdisk. Tapi untuk sebagian pengguna komputer hal tersebut mulai menjadi penghalang efisiensi kerja saat data-data yang dibutuhkan tak dapat diakses. Yah, manusiawi, kadang lupa bawa flashdisk. Hahahahahaha… Atau mungkin kerusakan media yang tak bisa diprediksi. Hardisk terlalu tua sehingga motornya nggak kuat muter lagi, CD atau DVD tergores. Kemungkinan lain lagi, dan yang paling sering dihadapi adalah terbatasnya ruang media penyimpanan. Gimana seandainya kita punya hardisk yang hampir penuh? Beli hardisk lagi? Menghapus file-file yang dirasa sudah tidak relevan lagi?

Saat disimpan secara ‘cloud’, data-data tersebut dapat dengan mudah diakses lewat jaringan internet. Nggak perlu ngambil laptop kalo ketinggalan di rumah atau mencari flashdisk di bawah tumpukan buku-buku kuliah. Rusak? Para penyedia layanan ini menggunakan ratusan server untuk menyimpan file-file. Karena tentu saja mereka harus mengadakan maintenance secara berkala. Ruang yang terbatas? Sepertinya ruang yang disediakan sudah lebih dari cukup. Kalo penuh (nggak tau nyimpen apaan aja) tinggal bikin akun baru lagi. Yang paling ditekankan dari keuntungan teknologi ini adalah kemudahan mengakses data-data kita di mana saja dan kapan saja.

Kekurangan Cloud Storage
Kekurangannya terletak pada hal keamanan. Setiap akun dilindungi oleh password yang bisa saja diketahui orang lain jika kita tidak berhati-hati. Walaupun kita sudah begitu berhati-hati tetap tak menutup kemungkinan akun kita dibuka orang lain. Kekurangan lain adalah gangguan pada saat mengakses data, entah itu disebabkan karena koneksi yang bermasalah atau server yang sedang ‘down’. Pengeluaran pun bertambah karena kita harus terhubung dengan internet untuk menggunakannya (kecuali ada yang menyediakan jasa akses internet gratis).

Kapan menggunakan Cloud Storage
Beberapa orang menggunakan teknologi ini untuk menyimpan data-data yang sering digunakan dalam pekerjaan. Saat mereka berpindah tempat mereka tak perlu repot membawa data-data yang diperlukan untuk bekerja di tempat baru. Atau berbagi pakai file mereka dengan pengguna lain tanpa harus tuker-tukeran flashdisk (hihihihi, inget jaman masih kuliah). Sebagian orang lainnya menggunakan teknologi ini untuk menyimpan data-datanya sebagai cadangan (backup). Misalkan hardisk rusak atau flashdisk jebol, masih ada cadangannya, tinggal di-download aja.

Sampai saat ini saya masih menggunakannya sebagai penyimpan data cadangan dan untuk mengirimkan file-file berukuran besar (pengiriman file lewat email dibatasi untuk tipe-tipe file tertentu dengan kapasitas yang kecil pula). Seperti apapun fungsinya, saya telah merasakan sangat terbantu dengan teknologi ini. Beberapa contoh penyedia layanan Cloud Storage adalah :

Categories: Komputer & IT Tag:, , ,

Nokia E5

06.09.2010 Tinggalkan Komentar

Nah, ini dia, ponsel idamanku. Heheheehehehe….

Network GSM 850 / 900 / 1800 / 1900
HSDPA 900 / 1900 / 2100
HSDPA 850 / 900 / 2100
Dimensions 115 x 58.9 x 12.8 mm, 75 cc
Weight 126 g
Display TFT, 256K colors
320 x 240 pixels, 2.36 inches
QWERTY keyboard
Sound Vibration, MP3 ringtones
3.5 mm audio jack
Internal Memory 250 MB; 256MB RAM
External Memory microSD up to 32GB, 2GB included
GPRS/EDGE Class 32/Class 32
3G HSDPA 10.2 Mbps; HSUPA 2.0 Mbps
WLAN Wi-Fi 802.11 b/g, UPnP & DLNA technology
Bluetooth 2.0 with A2DP
Infrared Port No
USB 2.0 microUSB
Primary Camera 5 MP, 2592 x 1944 pixels, fixed-focus, LED flash
Secondary Camera No
Video VGA @15fps
Operating System Symbian OS v9.3, Series 60 rel. 3.2
CPU ARM11 600 MHz processor
Messaging SMS, MMS, Email, Push Email, IM
Browser WAP 2.0/xHTML, HTML
Radio Stereo FM radio
Games Downloadable
Colors Carbon Black, Chalk White, Sky Blue, Copper Brown, Silver Grey
GPS A-GPS support; Ovi Maps
Java MIDP 2.0
Other Features Document editor (Word, Excel, PowerPoint)

PDF viewer
MP4/H.264/H.263/WMV player
MP3/WAV/WMA/eAAC+ player
Flash Lite v3.0
Voice command/dial
Organizer
T9

Battery Standard battery, Li-Ion 1200 mAh (BL-4D)
Standby Time Up to 635 h (2G) / Up to 670 h (3G)
Talk Time Up to 12 h 10 min (2G) / Up to 5 h 30 min (3G)
Music Play Up to 38 h

Sekarang aku masih bersama Nokia E63. Dan suatu saat dia akan “berubah wujud” menjadi Nokia E5. Hahahahaha…

Categories: Komputer & IT Tag:, ,
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.