Feeds:
Tulisan
Komentar
Lelah membandingkan web browser satu dengan yang lain, aku memilih Mozilla Firefox sebagai andalan walaupun sebenarnya aku kurang puas dengan performanya. Apalagi urusan memori yang dipakai Mozilla Firefox tergolong boros. Untuk kecepatan memang patut diacungi jempol jika dibandingkan dengan Opera atau Safari. Dan untuk mengatur penggunaan memori aku harus melakukan beberapa tweak walaupun hasilnya tidak terlalu signifikan.
Kemudian aku mulai mendengar Google Chrome yang katanya web browser baru besutan Google. Tadinya aku tidak terlalu menaruh perhatian pada program baru ini, tapi kok lama-lama nama itu semakin sering dibicarakan. Akhirnya aku memutuskan untuk mencobanya, download dan langsung install. Kesan pertama yang yang aku rasakan adalah tampilan yang soft dan enak dilihat. Cocok untukku yang sudah bosan dengan tampilan serba 3D dan menyukai tampilan yang flat. Lalu aku membuka pada bagian option, dan ternyata begitu ringkas dan tidak bertele-tele. Kemudian mulai browsing, dan wow, aku benar-benar kaget dengan kecepatannya. Terasa begitu ringan hampir tak ada delay sedikitpun. Terakhir aku membuka Windows Task Manager. Wah, penggunaan resource yang kecil, seperti yang kudambakan. Akhirnya aku menyadari kalau web browser seperti ini yang dari dulu kucari. Two thumbs up for Google Chrome.

Teror Itu Belum Berakhir

Beberapa hari yang lalu aku berpikir untuk pergi ke pusat perbelanjaan, sekedar melepas penat, belanja ini dan itu. Tujuanku Ambarukmo Plaza. Tapi setelah mendengar berita ledakan bom di Hotel JW Marriott Jakarta 17 Juli 2009 kemarin aku langsung mengurungkan niatku untuk pergi ke pusat keramaian. Takut? Ya, jelas aku takut. Berbagai macam pikiran negatif muncul saat berada di pusat keramaian, rasanya nggak tenang. Yang aku bisa ya menghindari pusat keramaian utuk sementara waktu, dan tentunya ikut-ikutan mengutuk keras si teroris.

Dan kini aku mulai berpikir lagi. Sebenarnya apa tujuan utama dari terorisme? Bangsa asing yang tinggal di Indonesia sepertinya merupakan jawaban yang paling mungkin. Para teroris merasa kurang suka dengan keberadaan bangsa asing di Indonesia, jadi mereka berbuat sesuatu untuk mengusirnya. Mengingat hotel JW Marriott direncanakan akan dipakai untuk menginap para pemain dari klub sepakbola Manchester United. Dan akhirnya? Ternyata aksi para teroris itu berhasil membuat MU batal datang ke Indonesia. Tapi itu mungkin hanya pemikiranku yang meleset. Mungkin saja ada tujuan lain dari para teroris selain membatalkan rencana tersebut.

Aku bingung, nggak tau lagi harus ngomong apa saat melihat para korban. Mereka cuma orang-orang yang ingin hidup normal seperti biasa. Hanya ingin melanjutkan hidup tanpa mengganggu kehidupan orang lain. Tapi harus terhenti karena ledakan yang begitu keras. Membuat mereka tak bisa berjalan lagi seperti biasanya. Membuat mereka tak bisa bersalaman dengan para kerabat mereka. Membuat mereka tak bisa kembali menggunakan kelima indra mereka untuk menyaksikan dunia. Dan tak bisa kembali bertemu dengan keluarga yang mereka cintai. Kok ya tega para teroris melakukannya. Bagaimana jika keluarga mereka mengalami nasib yang sama?

Aku ingin menyampaikan rasa belasungkawa kepada para korban. Semoga arwah mereka mendapatkan tempat terindah di alam sana. Dan kepada para keluarga korban agar tetap tabah menjalani semuanya.

Membersihkan Sistem Dengan CCleaner

Setelah sekian lama menggunakan CCleaner rasanya memang perlu aku membagikan pengalamanku bersama aplikasi pembersih ini. Karena berbagai alasasan aplikasi ini telah menjadi salah satu andalanku dalam menjaga dan merawat sistem operasi.

CCleaner merupakan freeware buatan Piriform yang digunakan untuk menjaga sistem operasi Windows tetap berjalan optimal dengan membersihkan sistem dari ’sampah-sampah’ yang sudah tidak terpakai lagi. Contohnya adalah temporary files, history, cookies, recycle bin, recent documents, log files, dan lain sebagainya. Pembersihan dapat dilakukan dengan berbagai metode seperti metode DOD, NSA, dan Gutmann. Selain itu CCleaner juga bisa digunakan untuk membersihkan registry. Semakin banyak aplikasi yang di-install dan di-uninstall pada komputer akan berdampak pada registry. CCleaner dapat membersihkan registry dari entri-entri yang sudah tak terpakai oleh sistem dan mengoptimalkan ukurannya. Tentunya untuk berjaga-jaga CCleaner juga dilengkapi dengan fasilitas backup. Fasilitas lain yang ada pada CCleaner adalah pengaturan Startup, Uninstall, dan System Restore.


Memang sebetulnya banyak aplikasi serupa dengan kemampuan yang tak jauh berbeda. Tapi salah satu keunggulan CCleaner dari yang lain adalah ukuran filenya yang kecil dan penggunaan resource yang kecil pula. Sehingga hanya dengan beberapa detik kita dapat membuat komputer kita bersih dan kembali berjalan normal. Bagi yang ingin mencobanya dapat download secara gratis di www.ccleaner.com atau www.piriform.com untuk melihat aplikasi-aplikasi lain dari Piriform.

Tulisan Sebelumnya »